Ekuatorial

Environmental News Syndication

Filter lanjutan

  • Ketidaksiapan Masyarakat, Dilema Perhutanan Sosial Pakpak Bharat

    November 23, 2018 clip Ekuatorial

    Pengakuan legal untuk pengelolaan hutan berbasis masyarakat tidak serta merta meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan rakyat. Tiga Kelompok tani hutan Pakpak Bharat, yang sudah mengantongi izin hutan kemasyarakatan, mengutarakan kesulitan mereka dalam memanfaatkan izin tersebut karena belum maksimalnya pendampingan.

  • Pembangunan Kota, Eksploitasi Air dan Pemanasan Global Terus Menggerus Jakarta

    November 22, 2018 clip Ekuatorial

    Pembangunan kota, eksploitasi sumber air tanah yang masif, pemanasan global serta rendahnya kesadaran masyarakat, menjadi faktor-faktor penyebab utama permukaan tanah Jakarta kian tergerus. Berbagai usaha dilakukan, termasuk membangun tanggul raksasa, untuk menghentikan air laut terus merambah ke permukaan. Namun tanggul raksasa tidak akan menjadi solusi, jika masyarakat tetap kurang peduli terhadap lingkungan.

  • Mempertahankan Anoa Dari Kepunahan

    Oktober 25, 2018 clip Ekuatorial

    Minimnya pengetahuan masyarakat dan masih lazimnya berburu anoa untuk konsumsi, membuat perlindungan terhadap spesies langka tersebut menjadi tantangan tersendiri. Upaya konservasi ex-situ dan in-situ harus giat dilakukan, diikuti dengan penegakan hukum yang kuat.

  • Dari Sendang ke Sumur Artesis, Perjuangan Gunungpati Mencari Sumber Air

    September 07, 2018 clip Ekuatorial

    Sejak tahun 2000an, masyarakat Sekaran, kecamatan Gunungpati, Semarang, tidak bisa lagi memanfaatkan air dari sendang, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari mencari sumber air baru hingga menanam pohon dilakukan oleh masyarakat bekerja sama dengan pihak akademisi untuk mencegah krisis air di daerah tersebut. Baca selengkapnya.

  • Kandang Banyu Udan: Air Hujan, Air Kehidupan

    Agustus 28, 2018 clip Ekuatorial

    Ketika letak geografis mencapai 1000 dpl dan kondisi geologis tanah tidak mendukung untuk pengeboran sumur, warga yang bermukim di lereng Gunung Merapi didorong untuk mencari sumber alternatif air, untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka. Kontributor Iwan Purwoko melihat usaha mereka dengan lebih dekat.

  • Merawat Hutan Bambu, Menjaga Sumber Kehidupan

    Juli 03, 2018 clip Ekuatorial

    Tidak lagi kesulitan air untuk bertani dan kebutuhan sehari-hari saat musim kemarau tiba, berikut kisah masyarakat Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menghidupkan kembali hutan bambu sekaligus melindungi mata air mereka.

  • Petani Wanita Grobogan Memajukan Nasi Jagung Sebagai Pangan Alternatif

    Juni 19, 2018 clip Ekuatorial

    Tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan pabrik pakan ternak, pemerintah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menginginkan produksi jagung yang berlimpah untuk menjadi ikon pangan alternatif nasi di daerahnya. Pengembangan pun dipusatkan kepada industri pangan olahan jagung yang dikelola oleh kelompok tani wanita Grobogan. Baca selengkapnya.

  • Nasib Muram Petani Bongkoran

    Mei 28, 2018 clip Ekuatorial

    Hampir 5 dekade, petani Bongkoran, Banyuwangi, berkutat dengan konflik lahan. Kini mereka berharap besar para Reformasi Agraria yang kembali dipromosikan oleh pemerintahan Joko Widodo. Namun dibalik itu, pemerintah juga terus mengeluarkan izin-izin investasi baru di sektor infrastruktur, pertambangan dan industri yang justru mengancam dan menguasai lahan-lahan milik petani.

  • Tinggalkan Nasi, Masyarakat Maluku Utara Beralih ke Sagu

    Mei 18, 2018 clip Ekuatorial

    Ingin lepas dari ketergantungan terhadap beras, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersiap untuk beralih ke sagu, pangan lokal Maluku Utara, yang tergeser oleh nasi, dengan menghadirkan kebijakan mulai dari ketersediaan lahan, pekerja pengolahan sagu hingga inovasi teknologi. Baca selengkapnya.

  • Mengenal Pertanian Hidroponik di Sekolah

    Mei 17, 2018 clip Ekuatorial

    Penghijauan lahan kering dan berbatu milik SMPN 213 berlanjut menjadi gerakan mengembangkan pertanian hidroponik. Lebih jauh dari itu, para guru dan murid sekolah ini juga sedang mengembangkan model usaha agar dapat menciptakan pasar untuk produk hidroponik mereka. Baca selanjutnya.

  • Plastik Mikro: Ancaman Tidak Kasat Mata

    Mei 08, 2018 clip Ekuatorial

    Pada tahun 2050, manusia diperkirakan akan menghasilkan 12 miliar sampah. Setiap tahun, 8 juta ton sampah plastik membanjiri laut. Diantara sampah plastik ini, terdapat plastik mikro, dengan diameter dibawah 5 milimiter yang sudah memasuki tubuh manusia melalui air minuman dan produk kosmetik.

  • Kebun Hidroponik Solusi Kemandirian Pangan

    Mei 03, 2018 clip Ekuatorial

    Berawal dari sekadar hobi, Syahruddin yang menggeluti bidang geofisika selama puluhan tahun, berhasil mengembangkan Kebon Hidroponik Omega di Tangerang Selatan. Meski belum bisa memberikan keuntungan bisnis, bersama dengan istrinya, Tri Mulyani, ia menularkan model pertanian hidroponik kepada ratusan murid sekolah, dokter dan komunitas lainnya. Misi mereka, menyebarkan kebun hidroponik kepada warga perkotaan dan kampanye hidup sehat.

×

Find the location

Find

Result:

Latitude:
Longitude:

Perbesar:

Selesai geocoding

×

Kirim tulisan

Ingin berbagi tentang Indonesia? Mari berkontribusi dalam pemetaan ini dengan mengirimkan tulisan Anda. Bantu lebarkan pemahaman dunia tentang peranan global dari kawasan penting ini.

Cari lokasi dalam peta

Cari lokasi dalam peta